Resume Berita Peduli Kesehatan Masyarakat, Angkat Pidato Ilmiah Tentang Kesehatan



Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) merayakan Hari Lahir (Harlah) ke-12 melalui Sidang Senat Terbuka yang digelar di Auditorium Kampus B, Unusa Tower Lt. 9 pada Rabu (13/8).


Dalam kesempatan itu, Mohammad Nuh, DEA, menyampaikan bahwa sejak awal Unusa didesain bukan sebagai universitas biasa, melainkan sebagai perguruan tinggi yang peduli terhadap kebutuhan masyarakat melalui penelitian dan inovasi. Ia menekankan bahwa prestasi Unusa telah melampaui usianya dan akan terus hadir memberikan solusi nyata bagi tantangan kesehatan masyarakat.

Pada pidato ilmiah, Dr. Ardyarini membahas tentang komplikasi Diabetes Melitus (DM) tipe 2 yang berujung pada Penyakit Ginjal Diabetik (PGD). Kondisi ini menimbulkan beban besar bagi sistem kesehatan, dengan pembiayaan BPJS yang melonjak dari Rp 6,5 triliun pada 2019 menjadi Rp 11 triliun pada 2024. Berdasarkan Riskesdas 2018 prevalensi DM tipe 2 mencapai 10,9% dan meningkat menjadi 11,7% pada 2023. Selain terapi farmakologi sesuai rekomendasi PERKENI, Ardyarini menekankan pentingnya pendekatan alami, seperti konsumsi stroberi yang terbukti mampu membantu mengontrol kadar gula darah dan menekan risiko komplikasi.

Sementara itu, Dr. Yurike Septianingrum menyoroti masalah stroke yang menjadi penyebab kematian ketiga tertinggi di dunia serta penyebab utama kecacatan. Data global mencatat 77 juta penyintas stroke dan 3,3 juta kematian setiap tahunnya. Di Indonesia, prevalensi stroke pada 2018 mencapai 10,9% atau sekitar 2,1 juta orang dewasa, dengan Jawa Timur sebagai salah satu provinsi dengan angka kasus tertinggi. Yurike memperkenalkan Model Dukungan Manajemen Diri Berbasis Perawatan Transisi, sebuah pendekatan untuk meningkatkan efikasi diri pasien stroke sehingga mampu lebih mandiri dalam aktivitas sehari-hari setelah keluar dari rumah sakit.

Dengan dua gagasan ilmiah tersebut, Unusa menegaskan komitmennya untuk terus peduli pada kesehatan masyarakat melalui penelitian, inovasi, dan kontribusi nyata dalam mengatasi masalah-masalah kesehatan yang kompleks.Perayaan Harlah ke-12 ini bukan hanya menjadi momentum refleksi perjalanan Unusa, tetapi juga menjadi bukti nyata konsistensinya sebagai perguruan tinggi yang mengedepankan nilai kepedulian, kolaborasi, dan kontribusi bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.

Referensi : Harlah ke-12 Unusa: Peduli Kesehatan Masyarakat, Angkat Pidato Ilmiah Tentang Kesehatan

Lihat Juga Blog Teman saya : tata

Komentar

Postingan populer dari blog ini

resum materi pkkmb fakultas

My Digital Protofolio Day 1 pkkmb (univ)